SMP Al Falah Deltasari menggelar Aksara Fest 2025 UNIMAS District. Acara yang digelar Sabtu (15/11/2025) ini menampilkan 8 jam penuh kreasi nonstop dari 238 siswa.
Festival seni, budaya, dan literasi ini mempertunjukkan sebanyak 19 penampilan kolaboratif yanv melibatkan total 238 siswa. Seluruh performance tersebut lahir dari program andalan sekolah, Studi Kolaborasi, yang bertujuan mencetak generasi percaya diri dengan prinsip “Setiap Siswa Bisa Juara (SiBiJu)”.
Panggung tampak meriah sejak awal. Men’s Saman Dance dan Women’s Saman Dance membuka acara dengan energi ritmis, disusul oleh Rhythm of Faith Project.
Tak hanya seni panggung, festival ini juga memamerkan karya visual, seperti Painting Art dan Upcycle Project yang membawa pesan keberlanjutan.
Adapun deretan penampilan berikutnya yang memperkaya eksplorasi budaya Nusantara, antara lain Wonderland Performance, Tari Kipas, Javanese Folk Opera “Kanthi Lakon Getun”, Olle Olleng Tanduk Majeng Madura, dan Nusantara Vibes.
Literasi dan seni tutur juga turut tampil lewat teater “When Silence Is Not Golden” dan musikalisasi puisi Lyric Fusion, Cinta Tanah Air.
Kepala SMP Al Falah Deltasari, Gatot Purwanto menegaskan bahwa Aksara Fest adalah bukti konsistensi sekolah.
“Aksara Fest adalah ajang kreasi dan apresiasi. Melalui studi kolaborasi, semua siswa mendapat kesempatan menunjukkan potensinya. Kami yakin setiap anak bisa juara,” katanya, Minggu (16/11/2025).
Sementara Direktur Lembaga Pendidikan Al Falah (LPF) Surabaya, Tutik Susilowati, ikut memberikan pujian. “Karya-karya mereka luar biasa. Dari pameran hingga tahfidz, semuanya membuat hati bergetar,” katanya.
Dukungan penuh juga datang dari komite sekolah. “Ini tahun kedua, dan kami melihat manfaat besar bagi motivasi siswa,” tambah Ketua Komite, Dienar Ria.
Berlanjut hingga malam, rangkaian acara diperkaya oleh Semaphore Spectacle, yang menampilkan formasi rapi dan simbolik.
Di segmen penutup, Spelfadians Band dan Vocal Ensemble tampil bersama, menciptakan atmosfer yang meriah sebelum rangkaian acara diakhiri dengan pembagian bunga mawar kepada pengunjung.
Wildan, salah satu siswa peserta, mengaku terinspirasi. “Melihat tampilan teman-teman membuat saya ingin mencoba kelas studi kolaborasi lainnya tahun depan,” ungkapnya.
Aksara Fest 2025 sukses menegaskan posisinya sebagai ruang kreatif utama di mana siswa SMP Al Falah Deltasari berkembang melalui kolaborasi, eksplorasi, dan keberanian berkarya.
rr
Belum ada komentar, jadilah pertama untuk berkomentar